Luas Lahan Terbakar di Kapuas Tembus 2.729 Hektare, Tim Gabungan Gencarkan Pemadaman

Luas Lahan Terbakar di Kapuas Tembus 2.729 Hektare, Tim Gabungan Gencarkan Pemadaman

KUALA KAPUAS, mitrakalimantan.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas masih terus terjadi. Berdasarkan data Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Kapuas, total luas lahan yang terbakar telah mencapai 2.729,52 hektare terhitung sejak 1 Januari hingga 24 September 2026.

Dalam periode tersebut, tercatat sebanyak 318 kejadian karhutla dengan kemunculan titik panas (hotspot) mencapai 27.580 titik di wilayah Kabupaten Kapuas.

Guna memastikan kondisi di lapangan, tim gabungan telah melakukan groundcheck atau pengecekan titik panas sebanyak 89 kali, serta pemadaman jalur darat sebanyak 282 kali. Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan akibat bencana tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, menyatakan Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memaksimalkan upaya penanganan dan pencegahan agar karhutla tidak semakin meluas.

Langkah strategis yang telah diambil di antaranya penetapan status tanggap darurat bencana kekeringan dan karhutla, serta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

“Selain itu, kami juga telah menyampaikan surat edaran kepada camat, kepala desa/lurah dan PBS dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi karhutla,” kata Pangeran di Kuala Kapuas, Jumat (25/9/2026).

Ia menjelaskan, upaya penanggulangan di lapangan mencakup patroli rutin, sosialisasi pencegahan, apel siaga, rapat koordinasi, hingga aksi pemadaman darat.

“Untuk pemadaman udara dilakukan oleh Satgas Udara Provinsi Kalteng dan BNPB,” ujarnya.

Adapun pada Kamis (24/9/2026), tim gabungan Posko Induk dan Posko Lapangan kembali memadamkan api di 11 titik lokasi. Wilayah yang ditangani meliputi Handel Usang dan Jalan Hampatung di Kelurahan Selat Utara, Handel Sederhana di Desa Anjir Serapat Barat, Desa Muara Dadahup, Desa Merapit di Kecamatan Kapuas Tengah, serta Jalan Trans Kapuas Pemuda di Desa Dadahup.

Aksi pemadaman juga berlangsung di Desa Sei Gawing Kecamatan Mantangai, Desa Pulau Kaladan, Jalan Trans Kalimantan KM 3 Handel Hidup Baru Desa Anjir Mambulau Darat, Handel Sungkup Kelurahan Mandomai, Desa Batu Nindan, dan Desa Katimpun.

“Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama tim gabungan terus melakukan penanganan di lapangan guna mencegah kebakaran meluas serta mengantisipasi munculnya titik api baru di wilayah Kabupaten Kapuas,” katanya. (MR)