Kepala BNPB dan Menteri Kehutanan Tinjau Posko Karhutla di Kapuas
KUALA KAPUAS, mitrakalimantan.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, bersama Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, meninjau posko penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di halaman Kantor BPBD Kabupaten Kapuas.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau langsung kondisi di lapangan sekaligus memperkuat koordinasi penanganan karhutla bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan, jarak pandang (visibility) yang sangat rendah menjadi kendala utama operasi udara di wilayah Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah sepakat mengoptimalkan penanganan melalui jalur darat.
“Operasi udara sulit dilakukan karena visibility sangat rendah. Berdasarkan rapat koordinasi bersama Gubernur, Pangdam, dan Kapolda, diputuskan untuk memperkuat operasi darat dan itu sudah dilakukan dengan sangat baik,” katanya.
Selain memperkuat personel di darat, BNPB juga mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan mengerahkan armada pesawat dari Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan, serta menggeser satu unit pesawat ke Pangkalan Bun.
“Baru saja OMC yang dilakukan dari Syamsudin Noor berhasil. Di Pulang Pisau dan Tumbang Nusa dilaporkan baru saja turun hujan,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan kehadiran pemerintah pusat merupakan bentuk komitmen nyata dalam menanggulangi bencana karhutla sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak di Kalimantan Tengah.
“Kehadiran saya mendampingi Kepala BNPB untuk menegaskan kepada masyarakat Kalimantan Tengah bahwa pemerintah pusat hadir, tidak hanya seremonial tetapi juga menyalurkan bantuan langsung,” jelasnya. (MR)
