Bupati Kapuas Resmi Lepas Kontingen Jamnas XII dan Lantik Pramuka Penggalang Garuda
KUALA KAPUAS, mitrakalimantan.com – Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Kapuas menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan pelantikan Pramuka Penggalang Garuda.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kapuas menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Jambore Nasional merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, memperluas wawasan, serta mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka se-Indonesia.
“Jadilah duta Kabupaten Kapuas yang mampu menunjukkan sikap disiplin, sopan santun, semangat gotong royong, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka,” katanya.
Wiyatno menambahkan, pembentukan karakter tersebut selaras dengan penetapan predikat Pramuka Penggalang Garuda. Sebagai pencapaian tertinggi dalam golongan Penggalang yang diraih melalui pembinaan ketat, para anggota yang dilantik diharapkan mampu menjadi teladan dalam kedisiplinan, moralitas, dan pengabdian di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas, Suwarno Muriyat, menjelaskan pelantikan Pramuka Penggalang Garuda ini menjadi sejarah baru karena merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Kapuas setelah para peserta melampaui serangkaian ujian ketat.
Ia memaparkan, sebanyak 47 anggota kontingen yang terdiri dari peserta, pembina, dan pendamping diberangkatkan menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, untuk mengikuti agenda Jamnas pada 13–23 Agustus 2026.
“Selama di sana mereka akan bergabung dengan Pramuka Penggalang se-Indonesia, bahkan diinformasikan juga hadir Pramuka se-Asia Tenggara. Ini merupakan hal positif bagi perkembangan anak-anak, terutama Pramuka di Kabupaten Kapuas, karena harapan kami setelah pulang mereka akan menjadi duta Pramuka Penggalang di Kabupaten Kapuas,” ujarnya. (MR)
