KADIN Expo 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Kapuas

KADIN Expo 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Kapuas

Kuala Kapuas, mitrakalimantan.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Kapuas resmi membuka KADIN Expo 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 11 Agustus 2026 itu diikuti sekitar 90 pedagang sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pembukaan KADIN Expo dilakukan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Budi Kurniawan yang mewakili Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas, pelaku usaha, serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas menyampaikan apresiasi kepada KADIN beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi penyelenggaraan expo sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia mengatakan momentum peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga kesempatan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun perekonomian daerah. Melalui KADIN Expo, produk-produk unggulan UMKM memperoleh ruang promosi yang lebih luas sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan perputaran ekonomi daerah.

Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian karena berperan sebagai penggerak ekonomi, penyerap tenaga kerja, sekaligus penopang ketahanan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah juga berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memperkuat kolaborasi dengan KADIN, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua KADIN Kabupaten Kapuas Supenpri mengatakan, expo digelar mulai 31 Juli hingga 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 90 pedagang, terdiri atas sekitar 60 pedagang yang menempati stan dan sekitar 30 pedagang kaki lima.

Ia menjelaskan seluruh pendanaan kegiatan dihimpun secara mandiri oleh KADIN bersama para pelaku usaha. Seluruh persyaratan administrasi, termasuk pembayaran retribusi, perizinan, serta koordinasi dengan kepolisian, perhubungan, dan instansi terkait telah diselesaikan sebelum pelaksanaan kegiatan.

“Tujuan kegiatan ini murni untuk meningkatkan perekonomian. KADIN berharap dapat memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya. (MR)